Apa arti sebuah nama
Jika ucapkannya saja
Hati ini melompat, melaju
Mendamba imajimu?
Namamu rindu
Hanya satu dan itu
24/05/10
Selasa, 25 Mei 2010
Rabu, 12 Mei 2010
Surat yang mungkin takkan pernah kau mengerti
Kau adalah
Gelombang kejut menyeruak tiba-tiba dalam hidup
dengan cepat menjadi kerlingan hasrat berpendar terangi hati
mantramu ajaib pesonakanku, jatuhkanku, remukkanku
Entah apa dirimu saat ini
tapi sesekali dentum itu masih bergejolak
kau sadar itu?
Gelombang kejut menyeruak tiba-tiba dalam hidup
dengan cepat menjadi kerlingan hasrat berpendar terangi hati
mantramu ajaib pesonakanku, jatuhkanku, remukkanku
Entah apa dirimu saat ini
tapi sesekali dentum itu masih bergejolak
kau sadar itu?
Sabtu, 08 Mei 2010
Untitled #3
Jangan tanya apa yang kupunya hari ini
Lihat ke sini, takkan ada apa-apa
Mungkin ini saatnya
ketika hampa adalah yang nyata
Lihat ke sini, takkan ada apa-apa
Mungkin ini saatnya
ketika hampa adalah yang nyata
Jumat, 30 April 2010
Lullaby
Malam tertatih-tatih tiba
Kau dan aku ‘kan berselimutkan kelabu
Sempatkah kau lihat di gelap sana?
Ada sesuatu, jangan lupa tutup pintumu
22/04/2010
Kau dan aku ‘kan berselimutkan kelabu
Sempatkah kau lihat di gelap sana?
Ada sesuatu, jangan lupa tutup pintumu
22/04/2010
Senin, 26 April 2010
Tick tock
Astaga, jam itu berdetak
Terlalu kencang hingga tak terlihat
Siapa bisa hentikan
Kejamnya jarum berkejaran
22/04/10
Terlalu kencang hingga tak terlihat
Siapa bisa hentikan
Kejamnya jarum berkejaran
22/04/10
Kamis, 22 April 2010
Seribu balon di sana
Langit tak lagi sekadar biru
Ada seribu balon di sana
Kira-kira apa itu, ada yang tahu?
Oh, hanya Carl tua melayang mencari hatinya
22/04/2010
Ada seribu balon di sana
Kira-kira apa itu, ada yang tahu?
Oh, hanya Carl tua melayang mencari hatinya
22/04/2010
Rabu, 21 April 2010
Pelangi
Pada suatu siang setelah hujan, ia jatuh cinta pada pelangi.
Mungkin karena warnanya yang mempesona atau lengkung tubuhnya yang menggoda, ia tidak tahu pasti.
Yang ia tahu ia akan selalu sabar menunggu usainya hujan dari balik jendela.
Ketika tetes terakhir hujan sudah turun, ia segera berlari keluar, memandang ke arah langit dan menatap pelangi tanpa lelah.
Ia tidak peduli segarnya aroma tanah yang basah, ia tidak peduli matahari yang muncul mengintip di balik awan.
Matanya hanya ingin terus mencumbu pelangi.
Lalu ketika perlahan warna pelangi memudar dan kemudian menghilang, ia hanya bisa menghela nafas dan berdoa semoga besok turun hujan.
Mungkin karena warnanya yang mempesona atau lengkung tubuhnya yang menggoda, ia tidak tahu pasti.
Yang ia tahu ia akan selalu sabar menunggu usainya hujan dari balik jendela.
Ketika tetes terakhir hujan sudah turun, ia segera berlari keluar, memandang ke arah langit dan menatap pelangi tanpa lelah.
Ia tidak peduli segarnya aroma tanah yang basah, ia tidak peduli matahari yang muncul mengintip di balik awan.
Matanya hanya ingin terus mencumbu pelangi.
Lalu ketika perlahan warna pelangi memudar dan kemudian menghilang, ia hanya bisa menghela nafas dan berdoa semoga besok turun hujan.
Langganan:
Postingan (Atom)